Apa Itu Sucorinvest Sustainability Equity Fund (SSUEF)? Kenalin Reksa Dana Saham yang Berdampak untuk SDGs
Key Takeaways
- Reksa dana saham berbasis SDGs: SSUEF dikelola oleh Sucorinvest Asset Management dengan HSBC Indonesia sebagai bank kustodian. Minimal 70% portofolio ekuitasnya ditempatkan pada saham perusahaan yang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, dan sebagian dananya disalurkan sebagai donasi.
- Mudah dijangkau investor pemula: Investasi bisa dimulai dari Rp100.000 secara 100% online lewat aplikasi SayaKaya, dan seluruh biaya transaksi (pembelian, penjualan, pengalihan) ditanggung SayaKaya.
- Cocok untuk jangka panjang dengan risiko tinggi: Per 31 Agustus 2026, NAB per unit tercatat Rp1.398,53 dengan total dana kelolaan Rp34,69 miliar. Kinerja bulanannya bisa berfluktuasi tajam, dari -12,35% (Maret 2026) hingga 11,63% (Juli 2026), sehingga lebih sesuai bagi investor yang siap menghadapi naik-turun pasar.
Sucorinvest Sustainability Equity Fund (SSUEF) adalah reksa dana saham yang dikelola oleh PT Sucorinvest Asset Management, dengan PT Bank HSBC Indonesia sebagai bank kustodian. SSUEF berbentuk Kontrak Investasi Kolektif berdasarkan Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, resmi efektif sejak 30 September 2021 (No. S-1200/PM.21/2021), dan mulai diluncurkan kepada publik pada 27 Oktober 2021. Reksa dana ini menggunakan denominasi Rupiah (IDR) dengan kode ISIN IDN000469301.
Tujuan utama SSUEF adalah memberikan potensi hasil investasi yang optimal dalam jangka panjang, dengan cara berinvestasi mayoritas pada efek bersifat ekuitas yang diterbitkan oleh korporasi-korporasi pendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Selain potensi pertumbuhan nilai investasi, SSUEF juga memberi kesempatan bagi Pemegang Unit Penyertaan untuk turut berkontribusi kepada masyarakat dan lingkungan melalui pilihan investasi yang mereka lakukan. Per 31 Agustus 2026, Harga Unit (NAB per Unit) SSUEF tercatat Rp1.398,53 dengan Total Nilai Aktiva Bersih sebesar Rp34,69 Miliar.
Apa Itu Sucorinvest Sustainability Equity Fund (SSUEF)?
Profil dan Data Utama Reksa Dana
Berikut data utama SSUEF per 31 Agustus 2026:
- Jenis Reksa Dana: Reksa Dana Saham
- Tanggal Efektif: 30 September 2021
- Tanggal Peluncuran: 27 Oktober 2021
- Denominasi: Rupiah (IDR)
- NAB per Unit: Rp1.398,53
- Total Nilai Aktiva Bersih: Rp34,69 Miliar
- Jumlah Unit yang Ditawarkan: 10.000.000.000 unit
- Periode Penilaian: Harian
- Minimum Investasi Awal & Pembelian Minimum: Rp100.000
- Bank Kustodian: PT Bank HSBC Indonesia
- Kode ISIN: IDN000469301
Tujuan Investasi SSUEF
SSUEF dirancang untuk memberikan hasil investasi optimal dalam jangka panjang melalui penempatan mayoritas dana pada saham-saham perusahaan yang mendukung SDGs. Dengan pendekatan ini, investor tidak hanya mengejar potensi pertumbuhan nilai investasi, tetapi juga berpartisipasi mendukung keberlanjutan lingkungan dan sosial melalui perusahaan-perusahaan yang menjadi target investasi.
Bagaimana Kebijakan dan Alokasi Investasi SSUEF?
Kebijakan Alokasi Aset
Kebijakan investasi SSUEF menetapkan komposisi sebagai berikut:
- Efek Ekuitas: 80–100% dari portofolio
- Efek Bersifat Utang dan/atau Instrumen Pasar Uang Dalam Negeri dan/atau Deposito: 0–20%
- Minimum 70% dari keseluruhan efek ekuitas wajib diinvestasikan pada efek ekuitas yang diterbitkan oleh korporasi pendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Komposisi Aset per Agustus 2026
Berdasarkan data aktual per 31 Agustus 2026, alokasi aset SSUEF tercatat sebagai berikut:
- Efek Ekuitas: 98,48%
- Instrumen Pasar Uang Dalam Negeri dan/atau Deposito: 1,52%
Secara geografis, 100% aset SSUEF ditempatkan pada efek dalam negeri, tanpa eksposur ke luar negeri.
Sepuluh Saham Terbesar dalam Portofolio
Berdasarkan urutan abjad, berikut sepuluh alokasi efek terbesar SSUEF per 31 Agustus 2026 beserta persentase kepemilikannya:

Seberapa Besar Risiko Berinvestasi di SSUEF?
Klasifikasi Tingkat Risiko
Sebagai reksa dana saham, SSUEF menempatkan minimal 70% dari keseluruhan efek ekuitasnya pada saham-saham yang diterbitkan oleh korporasi pendukung SDGs, yang secara umum dikategorikan berisiko tinggi. Artinya, investor perlu memahami bahwa nilai investasi dapat berfluktuasi cukup signifikan, baik naik maupun turun, sesuai pergerakan pasar saham.
Jenis-Jenis Risiko yang Perlu Diketahui
Beberapa risiko utama yang melekat pada SSUEF antara lain:
- Risiko perubahan kondisi ekonomi dan politik, baik di dalam maupun di luar negeri
- Risiko berkurangnya nilai unit penyertaan yang diterima pemodal
- Risiko perubahan peraturan oleh regulator
- Risiko likuiditas
Bagaimana Kinerja SSUEF hingga Agustus 2026?
Kinerja Dibandingkan Tolok Ukur
Berikut perbandingan kinerja SSUEF dengan tolok ukurnya (70% Sri-Kehati + 30% Indeks Harga Saham Gabungan) per 31 Agustus 2026:

Data di atas menunjukkan bahwa di seluruh periode yang tercatat, kinerja SSUEF konsisten outperform tolok ukurnya.
Kinerja Bulanan Tertinggi dan Terendah
Sepanjang riwayat pencatatannya, kinerja bulanan tertinggi SSUEF tercatat sebesar 11,63% pada Juli 2026, sementara kinerja bulanan terendah tercatat sebesar -12,35% pada Maret 2026. Perlu diingat, kinerja historis tidak mencerminkan atau menjamin kinerja di masa yang akan datang.
Berapa Biaya yang Dikenakan pada SSUEF?
Rincian Biaya Transaksi dan Pengelolaan
Berikut struktur biaya SSUEF:
- Biaya Pembelian: Maks. 2,00%*
- Biaya Penjualan: Maks. 1,50%*
- Biaya Pengalihan: Maks. 0,50%*
- Biaya Manajemen: Maks. 3,50% per tahun
- Biaya Kustodian: Maks. 0,20% per tahun
Note: Seluruh biaya transaksi sudah ditanggung oleh pihak SayaKaya
Dana Donasi dari SSUEF
Selain biaya-biaya di atas, SSUEF juga mengalokasikan Dana Donasi maksimal 1,00% per tahun. Sejak peluncurannya, total Dana Donasi yang telah tersalurkan dari SSUEF tercatat sebesar Rp130.063.426,29.
Bagaimana Cara Berinvestasi di SSUEF?
Syarat dan Minimum Investasi
Investasi awal dan pembelian minimum SSUEF ditetapkan sebesar Rp100.000. Calon investor perlu memastikan telah membaca dan memahami isi Prospektus dan/atau Fund Fact Sheet SSUEF beserta seluruh ketentuan yang berlaku sebelum melakukan pembelian.
Cara Membeli Sucorinvest Sustainability Equity Fund (SSUEF)
Pembelian unit Sucorinvest Sustainability Equity Fund (SSUEF) kini dapat dilakukan 100% secara online melalui aplikasi SayaKaya, tanpa perlu datang ke kantor atau mengurus dokumen secara offline.
Cukup lakukan beberapa langkah berikut:
- Download dan buka aplikasi SayaKaya.
- Daftar atau masuk ke akun SayaKaya dan lengkapi data serta profil investor.
- Pilih produk Sucorinvest Sustainability Equity Fund (SSUEF) sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasi Anda.
- Lakukan pembelian secara online melalui metode pembayaran yang tersedia di aplikasi.
- Pantau investasi Anda langsung melalui aplikasi SayaKaya.
Dengan proses yang sepenuhnya digital, investasi SSUEF dapat dilakukan dengan mudah, praktis, dan kapan saja melalui aplikasi SayaKaya.
Siapa yang Mengelola SSUEF?
Profil Sucor Asset Management
PT Sucorinvest Asset Management didirikan pada tahun 1997 dan telah terdaftar serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan izin BAPEPAM & LK No. Kep-01/PM/MI/1999 tertanggal 1 Juni 1999. Per Agustus 2026, total dana kelolaan perusahaan telah melampaui Rp42,18 Triliun. Pada tahun 2026, Sucor Asset Management juga meraih penghargaan Asset Management Awards 2026 dari AsianInvestor, serta sebelumnya meraih penghargaan Best Mutual Fund Awards 2025 dari InvestorTrust.id x PT Infovesta Utama untuk kategori Reksa Dana Saham dengan AUM Rp10–100 miliar periode 1 tahun.
Profil Bank Kustodian HSBC Indonesia
PT Bank HSBC Indonesia telah beroperasi di Indonesia sejak 1989 sebagai bagian dari HSBC Group. Bank ini memperoleh persetujuan untuk menjalankan kegiatan usaha sebagai Kustodian di bidang Pasar Modal dari OJK melalui No. KEP-02/PM.2/2017 tertanggal 20 Januari 2017, dan saat ini merupakan salah satu bank kustodian terbesar di Indonesia.
Disclaimer: Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa yang akan datang. Investasi reksa dana mengandung risiko. Calon pemodal/pemodal wajib membaca dan memahami prospektus dan informasi ringkas produk investasi (Fund Fact Sheet) sebelum berinvestasi reksa dana. Dalam melakukan transaksi jual dan beli reksa dana, calon pemodal/pemodal diharapkan memperhatikan profil risiko, kondisi keuangan dan tujuan investasi dari masing-masing calon pemodal/pemodal.
Frequently Asked Question (FAQ)
Penulis: Hardy Tandoko (bersertifikasi WPPE, WMI, dan CSA)
Mulai Persiapkan Merdeka Finansial Bersama SayaKaya
Temukan reksa dana sesuai tujuan investasi, dan mulai investasi hanya dalam beberapa langkah.
Download Aplikasi SayaKaya Sekarang!
https://sayakaya.go.link/download-disini
Lihat Blog Lainnya
Kenapa Reksa Dana Bisa Cocok dengan Profil Risiko yang Berbeda-Beda?
Setiap orang memiliki karakter dan toleransi risiko yang berbeda saat berinvestasi. Ada yang lebih nyaman dengan investasi yang relatif stabil, ada yang siap menghadapi naik-turunnya nilai investasi, dan ada juga yang berani mengambil risiko lebih tinggi untuk mengejar potensi imbal hasil yang lebih besar.
Baca Selengkapnya
Generasi Sandwich Susah Nabung? Ini Strategi Mengatur Keuangan yang Bisa Dicoba
Udah kerja dan punya penghasilan sendiri, tapi masih susah nyisihin uang tiap bulan?
Baca Selengkapnya
Bagaimana Cara Kerja Manajer Investasi Dalam Mengelola Dana Investor?
Saat kamu membeli reksa dana, mungkin yang terlihat sederhana hanya pilih produk, masukkan nominal investasi, lalu selesai dan tinggal tunggu hasil returnnya dari investasi.
Baca Selengkapnya
