Kenapa Investasi di SayaKaya?
SayaKaya memberikan pengalaman pelayanan terbaik dan terpercaya bagi para investor pemula maupun profesional untuk meraih kesuksesan dalam investasi.
Advisory & Personalized Service
SayaKaya memberikan solusi investasi yang dipersonalisasi sesuai dengan tujuan investasi.
Produk Terkurasi
Pemilihan produk SayaKaya melalui proses kurasi yang ketat untuk memberikan hasil imbal balik yang menguntungkan investor.
Produk Eksklusif
Temukan beragam produk investasi eksklusif reksa dana konvensional sampai syariah untuk keuntungan portofolio investasi.
Transaksi Mudah
Makin hemat berinvestasi di SayaKaya dengan transaksi zero fees dan bebas pajak.
SayaKaya dalam Media
Mereka yang Meraih Mimpi Bersama SayaKaya
Kepercayaan investor merupakan prioritas SayaKaya
Berita dan Analisis Terbaru
Pastikan kamu selalu update berita dan analisis seputar pasar modal
Bagaimana Cara Mengelola Dana Liburan dan Dana Darurat di 2026 dengan Pinnacle Money Market Fund (PMMF)?
1. Profil risiko rendah, likuiditas tinggi PMMF berada di risk level 1/5 dengan alokasi 69,68% cash/money market dan 30,32% fixed income tenor <1 tahun (AUM Rp1.198,07 M, NAV/Unit Rp1.685,42 per 31 Juli 2026), dikelola Pinnacle Investment (berizin OJK sejak 2015) dengan kustodian BCA.
Baca Selengkapnya
Berapa Budget Liburan ke Destinasi Top Indonesia dan Bagaimana Merencanakan Budgetingnya?
Liburan ke destinasi impian di Indonesia tidak harus selalu menunggu sampai punya uang dalam jumlah besar. Dengan perencanaan yang tepat, biaya perjalanan bisa dipersiapkan sedikit demi sedikit melalui tabungan atau investasi sesuai profil risiko dan jangka waktu kebutuhan.
Baca Selengkapnya
Bank Indonesia Tahan Suku Bunga, The Fed Condong Hawkish, dan Ekonomi China Melambat, Bagaimana Dampaknya bagi Indonesia? (Weekly Newsletter 21 Agustus 2026)
Bank Indonesia memutuskan mempertahankan BI Rate di level 5,75% untuk bulan kedua berturut-turut pada Rapat Dewan Gubernur 18β19 Agustus 2026, sejalan dengan ekspektasi mayoritas ekonom setelah bank sentral sebelumnya menaikkan suku bunga secara agresif sebesar 100 basis poin pada Mei dan Juni. Keputusan ini diambil di tengah rangkaian perkembangan global yang tidak sepenuhnya mendukung: risalah rapat The Fed bulan Juli menunjukkan kecenderungan hawkish dengan potensi kenaikan suku bunga jika inflasi tidak turun, sementara ekonomi China kehilangan momentum pada Juli akibat lemahnya permintaan domestik dan tekanan sektor properti.
Baca Selengkapnya


