Kulik Reksa Dana
Mengapa Kinerja Danamas Stabil Relatif Stabil di Tengah Suku Bunga Naik, Rupiah Melemah, dan Geopolitik Memanas?
Suku bunga yang naik, rupiah yang melemah, dan ketegangan geopolitik yang memanas membuat pasar saham dan obligasi rentan bergejolak. Bagi investor yang ingin menumbuhkan dana tanpa terlalu terguncang oleh fluktuasi tersebut, reksa dana pendapatan tetap menjadi salah satu pilihan. Danamas Stabil adalah salah satunya.
Baca Selengkapnya
Rupiah Berpotensi Melemah Lagi, Perlukah Diversifikasi ke Reksa Dana Pasar Uang USD?
Nilai tukar rupiah melemah sekitar 14%-15% dalam dua tahun terakhir, dari kisaran Rp15.600 per dolar AS pada Oktober 2024 ke kisaran Rp17.900-Rp18.000 pada Oktober 2026 (sumber: Bank Indonesia, JISDOR). Bagi investor yang seluruh asetnya berdenominasi rupiah, pelemahan ini berarti daya beli terhadap barang dan jasa berbasis dolar ikut menurun.
Baca Selengkapnya
Apa Itu I-Money Syariah dan Mengapa Cocok untuk Investor Konservatif di Tengah Pasar Bergejolak?
Insight Money Syariah (I-Money Syariah) adalah reksa dana pasar uang syariah yang dikelola PT Insight Investments Management (IIM), efektif sejak 30 Juni 2015, dengan klasifikasi risiko rendah dan sesuai untuk profil risiko konservatif. Per 30 September 2026, total dana kelolaannya mencapai sekitar Rp602 miliar.
Baca Selengkapnya
Apa Itu Insight Renewable Energy Fund (I-Renewable) dan Bagaimana Strategi nya di Era Suku Bunga Tinggi?
Insight Renewable Energy Fund (I-Renewable) adalah reksa dana pendapatan tetap yang dikelola PT Insight Investments Management (IIM) sejak diluncurkan pada 22 Juni 2011. Reksa dana ini menempatkan 80%-100% dananya pada efek utang dan sesuai untuk profil risiko moderat dengan jangka waktu investasi menengah hingga panjang. Per 30 September 2026, total dana kelolaannya mencapai sekitar Rp992 miliar.
Baca Selengkapnya
Investasi Reksa Dana Dapat Dividen Sekaligus Asuransi Jiwa? Kenalan dengan TFIP
Trimegah Fixed Income Plan (TFIP) adalah reksa dana pendapatan tetap yang dikelola oleh PT Trimegah Asset Management sejak diluncurkan pada 23 Mei 2019. Reksa dana ini menempatkan sebagian besar portofolionya pada obligasi domestik, dengan tujuan memberikan tingkat pengembalian yang kompetitif dan stabil bagi pemegang unit penyertaan.
Baca Selengkapnya
Kenapa Syailendra Pendapatan Tetap Premium Kelas A Konsisten Ungguli Benchmark Hampir 2x Lipat dalam 5 Tahun Terakhir?
Reksa Dana Syailendra Pendapatan Tetap Premium Kelas A (MSPTP-A) adalah reksa dana pendapatan tetap yang dikelola PT Syailendra Capital sejak Maret 2017. Sekitar 96% dananya ditempatkan di obligasi, sehingga pertumbuhannya cenderung lebih tenang dibanding reksa dana saham.
Baca Selengkapnya
Investasi Syariah dengan Return Relatif Stabil, Emang Bisa?
"Investasi syariah dengan return stabil, emang bisa?" Pertanyaan ini sering muncul dari calon investor yang baru mengenal instrumen keuangan berbasis prinsip syariah. Anggapan bahwa investasi syariah identik dengan imbal hasil yang lebih rendah atau kurang kompetitif dibanding instrumen konvensional masih cukup umum beredar. Padahal, dengan pemilihan instrumen yang tepat, prinsip syariah justru bisa berjalan beriringan dengan tujuan memperoleh pertumbuhan nilai investasi yang menarik dan relatif terukur.
Baca Selengkapnya
Apa Itu Sucorinvest Sustainability Equity Fund (SSUEF)? Kenalin Reksa Dana Saham yang Berdampak untuk SDGs
Sucorinvest Sustainability Equity Fund (SSUEF) adalah reksa dana saham yang dikelola oleh PT Sucorinvest Asset Management, dengan PT Bank HSBC Indonesia sebagai bank kustodian. SSUEF berbentuk Kontrak Investasi Kolektif berdasarkan Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, resmi efektif sejak 30 September 2021 (No. S-1200/PM.21/2021), dan mulai diluncurkan kepada publik pada 27 Oktober 2021. Reksa dana ini menggunakan denominasi Rupiah (IDR) dengan kode ISIN IDN000469301.
Baca Selengkapnya
Kenapa Reksa Dana Bisa Cocok dengan Profil Risiko yang Berbeda-Beda?
Setiap orang memiliki karakter dan toleransi risiko yang berbeda saat berinvestasi. Ada yang lebih nyaman dengan investasi yang relatif stabil, ada yang siap menghadapi naik-turunnya nilai investasi, dan ada juga yang berani mengambil risiko lebih tinggi untuk mengejar potensi imbal hasil yang lebih besar.
Baca Selengkapnya